Perawatan Kamera & Peralatan Fotografy
1.Perawatan
Fotografy
Tidak peduli apakah anda seorang fotografer profesional
atau amatir, secara rutin memelihara badan kamera dan lensa anda sangatlah
penting. Seperti bagaimana seorang koki menajamkan pisaunya secara teratur atau
menggunakan papan talenan yang tidak merusak pisau untuk menjaga masa hidupnya,
anda juga perlu melakukan hal yang sama pada peralatan anda.
Mengapa?Untuk permulaan, walaupun sebagian besar
lensa didesain dengan struktur yang sekeras mungkin, faktor dari lingkungan
luar bisa memengaruhi lensa – bahkan dengan filter yang menyala. Bagian
dalamnya yang lembut mungkin saja tertutup, tetapi bagian luarnya – yang
menerima sebagian besar kerusakan – bisa dipengaruhi oleh kelembaban, zat debu,
garam (dari pengambilan foto di pinggir laut) dan minyak dari tangan anda.
Seiring
berjalannya waktu, bila dibiarkana begitu saja, zat debu yang memasuki bagian
dalam lensa bisa memengaruhi kualitas foto anda sementara bagian yang lembab
bisa menyebabkan tumbuhnya jamur dalam lensa dan muncul sebagai titik-titik
kecil di dalam foto. Catatlah bahwa walaupun anda membersihkan jamurnya, bisa
jadi jamur tersebut sudah memakan bagian pelapis lensa sehinggaa menurunkan
kualitasnya. Hal yang sama juga berlaku pada badan kamera: Pembersihan teratur
akan sangat berguna dalam memperpanjang masa hidup peralatan, khususnya bila
anda cenderung sering mengambil foto di luar ruangan. Bagaimanapun, garam,
pasir dan debu adalah musuh terbesar seorang fotografer.
Tetapi perawatan alat-alat sejatinya tidak
berhenti hanya dengan melakukan pembersihan saja – berikut ini hal-hal yang
perlu anda ketahui mengenai perawatan lensa dan badan kamera serta bagaimana
cara penyimpanan alat dengan benar.
Seiring
berjalannya waktu, bila dibiarkana begitu saja, zat debu yang memasuki bagian
dalam lensa bisa memengaruhi kualitas foto anda sementara bagian yang lembab
bisa menyebabkan tumbuhnya jamur dalam lensa dan muncul sebagai titik-titik
kecil di dalam foto. Catatlah bahwa walaupun anda membersihkan jamurnya, bisa
jadi jamur tersebut sudah memakan bagian pelapis lensa sehinggaa menurunkan
kualitasnya. Hal yang sama juga berlaku pada badan kamera: Pembersihan teratur
akan sangat berguna dalam memperpanjang masa hidup peralatan, khususnya bila
anda cenderung sering mengambil foto di luar ruangan. Bagaimanapun, garam,
pasir dan debu adalah musuh terbesar seorang fotografer.
Tetapi perawatan alat-alat sejatinya tidak
berhenti hanya dengan melakukan pembersihan saja – berikut ini hal-hal yang
perlu anda ketahui mengenai perawatan lensa dan badan kamera serta bagaimana
cara penyimpanan alat dengan benar.
#1 Hindari bersih-bersih yang berlebihan
Dalam membersihkan alat, terlalu banyak melakukan
sesuatu bisa berakibat buruk. Selama kamera dan lensa anda didesain dengan
bentuk yang kokoh (karena anda juga sering membawa mereka ke luar ruangan),
hubungan berulang dengan alat-alat anda, meliputi pembersihan alat, akan
meningkatkan risiko menggores lensa kamera atau tidak sengaja merusak sensor
kamera anda. Jadi harus seberapa sering anda membersihkan alat?Sedikit nalar
bisa membantu anda: bila anda kerap kali mengambil foto dan sering mengganti
lensa, membersihkan alat sekali dalam sebulan biasanya cukup. Bila anda hanya
kadang-kadang bekerja sebagai fotografer, membersihkan alat anda cukup sekali
dalam beberapa bulan saja.

#2 Tidak semua metode pembersihan sama
Sudah jelas bahwa perawatan alat-alat yang
digunakan pada cuaca yang cerah dan kering akan berbeda dengan alat-alat yang
digunakan pada badai hujan dan cuaca dingin. Bila pengambilan foto anda
bertempatan di lingkungan yang sering hujan atau di samudera dalam waktu yang
panjang, seka bersih alat ketika anda sudah kembali ke rumah karena paparan air
asin dan angin dengan garam bisa mengikis kamera anda. Pada cuaca yang lebih
kering, pertimbangkan untuk menggunakan peniup udara untuk mengeluarkan zat
debu dengan hati-hati.
#3 Ruang
Penyimpanan dan Hal yang perlu dicatat
Karena sekarang anda sudah meniup dan menyeka debu
serta partikel kotor lainnya dari alat anda – sudah saatnya untuk menyimpan
alat. Tetapi, sebelum anda menaruh semua alat dalam kotak yang kering,
pertimbangkan hal-hal berikut ini

Tutup
lensa: tips utama –
dapatkan rol kain dan bersihkan dengan hati-hati bagian dalam kamera dari
adanya debu atau
zat lain, lalu seka
semuanya dengan lembut menggunakan kain yang halus dan lembab.
Filter lensa: selalu gunakan tempat atau tas filter lensa
untuk memastikan filter terlindungi dengan baik. Bila anda menyimpan banyak
filter lensa, jangan menaruh mereka dalam kotak atau tas yang sama. Namun, gunakan
rak atau sistem ruang penyimpanan untuk banyak filter. Mungkin terlihat
merepotkan, tetapi hal kecil ini akan bermanfaat dalam jangka panjang untuk
mencegah timbulnya goresan.

Layar LCD: Seka layar LCD anda dengan lembut menggunakan
kain pembersih mikrofiber atau kain lembut yang sudah dibasahi. JANGAN
menggunakan pelarut atau pembersih cairan karena bisa menyebabkan pelapis layar
LCD mengelupas. Sesungguhnya, jangan gunakan pelarut apapun pada semua bagian
kamera karena pelarut yang digunakan bisa benar-benar merusak badan kamera anda.
Akhirnya, selalu simpan peralatan anda di lemari kering
yang memiliki fungsi menghilangkan kelembaban berlebih untuk mencegah tumbuhnya
jamur – sangat penting khususnya bila anda tinggal di Asia Tenggara. Tetapi,
catatlah bahwa bila tingkat kelembaban turun terlalu rendah, bagian karet pada
alat anda bisa berpotensi retak bila anda tinggalkan dan tidak digunakan dalam
waktu lama. Bila anda sedang dalam budget, pertimbangkan untuk menjaga alat
anda dalam kotak kedap udara yang diisi dengan bungkus dehumidifier. Ingatlah
untuk sering memeriksa peralatan anda dari hari ke hari bila ada yang rusak
akibat kelembaban.
Walaupun ada banyak hal yang bisa anda pelajari dari YouTube, JANGAN
SEKALI-KALI MEMPERBAIKI SENDIRI atau mengangkat sendiri bagian dari alat anda.
Kecuali anda sudah terlatih memperbaiki kamera, anda akan sangat mungkin makin
merusak alat dan menyebabkan biaya perbaikan yang lebih mahal. Selalu biarkan
para profesional yang memperbaiki alat anda – carilah situs pelayanan pelanggan
atau nomor kontak pelayanan yang ada di negara anda.
2.Peralatan
Fotografy
1. Filter lensa
Filter ini digunakan untuk melindungi lensa
dari goresan atau kotoran yang membuat hasil foto tidak bagus.
2. Background
Background akan membantu seorang fotografer
untuk mendapatkan latar belakang tema yang diinginkan.
3. Lighting
Untuk pemotretan di dalam studio, lighting memberikan
pencahayaan yang sesuai dengan kebutuhan.
4. Tripod
Agar foto yang dihasilkan stabil
konsisten dan memudahkan kerja fotografer dalam pengambilan foto.
5. Laptop
spesifikasi tinggi Laptop yang digunakan
harus memiliki RAM memadai dan mendukung kerjamu. Spesifikasi laptop yang
tinggi akan memudahkan proses pengeditan foto.
6. Harddisk eksternal
Keberadaan harddisk berguna untuk menyimpan
semua file yang penting dan masih digunakan.
7. Kamera DSLR Pro Level
Untuk menghasilkan foto yang baik, maka
dibutuhkan kamera DSLR level high end.
8. Lensa Kamera
9. Shutter release
Peralatan fotografi yang saat ini bisa
mempermudah fotografer ketika menekan tombol shutter dan mengurangi guncangan
pada tombol shutter pada kamera.
10. Drone
Di era saat ini, pengambilan gambar dari
udara sudah sering digunakan. Hasilnya pun akan lebih menarik. Oleh karena itu,
drone juga menjadi salah satu peralatan yang perlu dimiliki. Drone bisa
mengambil potret suatu obyek yang luas dari kajauhan.
Komentar
Posting Komentar